Hadapi Perang Dagang Trump, Indonesia Disarankan Tingkatkan Produksi Dalam Negeri

“Penerimaan negara akan turun tajam dan shortfall penerimaan pajak melebar. Kondisi ini dapat memicu krisis fiskal,” ujar Anthony.

Tak hanya itu, Anthony juga memaparkan pasar finansial atau likuiditas global juga akan semakin ketat dan memicu capital outflow.

“Dalam situasi ekonomi yang bearish, investor cenderung menyimpan cash dari pada melakukan investasi. Capital outflow akan membuat kurs rupiah semakin tertekan, bahkan bisa tembus Rp17.000 per dolar AS dalam waktu dekat,” tutur Anthony. (Berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi