Sebagian besar malam diisi dengan ibadah.
Cukup dengan beribadah sesaat saja.
Melaksanakan salat Isya berjamaah dan berniat kuat untuk menunaikan salat Subuh berjamaah.
Jika memungkinkan, kita sebaiknya menghidupkan malam hari raya dengan memperbanyak ibadah. Jika tidak, minimal kita dapat menjalankan salat Isya dan Subuh berjamaah di awal bulan Syawal.
Menjelang akhir Ramadhan ini, marilah kita tingkatkan semangat beribadah untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar serta menghidupkan malam hari raya sebagai wujud syukur atas nikmat Ramadhan. Dengan memanfaatkan malam takbiran untuk beribadah, kita menutup bulan suci ini dengan baik dan menyambut Syawal dengan semangat ketaatan.
Malam hari raya juga merupakan momen kebersamaan umat Islam di seluruh dunia. Bertakbir bersama, melantunkan pujian kepada Allah, dan merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa adalah kebahagiaan yang hanya terjadi setahun sekali.
Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar hati kita tetap bercahaya dalam keimanan serta memperoleh keberkahan di dunia dan akhirat. Wallahu a‘lam.(Wartabanjar.com/www.nu.or.id)
editor: nur muhammad







