WARTABANJAR.COM - Hari Raya Idul Adha 2026 berdasar sidang isbat yang digelar pemerintah jatuh pada Rabu 27 Mei 2026.

Idul Adha bertepatan dengan 10 Zulhijah, sehingga Senin (25/6/2026) besok adalah 8 Zulhijah.

Dengan demikian umat Islam pada Senin besok disunnahkan menjalankan Puasa Tarwiyah.

Setelah itu, Selasa (26/6/2026) melakukan Puasa Arafah.

Karena besok menjalankan Puasa Tarwiyah maka pada Minggu (24/5/2026) malam ini atau sebelum batas waktu makan sahur dapat membaca niat Puasa Tarwiyah.

نويتُ صومَ تَرْوِيَة سُنّةً لله تعالى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: 5 Amalan Sunah, Ringan dan Pahala Berlimpah yang Bisa Dikerjakan Jemaah Haji 2026 Selama di Masjid Nabawi

Baca Juga: Pemerintah Arab Saudi Bakal Terjemahkan Khutbah Arafah ke 35 Bahasa di Musim Haji 2026

Meskipun tidak terdapat hadis sahih yang secara khusus menyebut pahala tertentu bagi Puasa Tarwiyah, para ulama tetap memandang puasa ini sebagai bagian dari amalan utama di sepuluh hari pertama Zulhijah, terutama untuk membersihkan hati menjelang Hari raya Idul Adha.

Rasulullah SAW menganjurkan memperbanyak amal saleh pada 10 hari pertama Zulhijah sebagaimana hadis riwayat Ibnu Abbas:

“Tidak ada satu amal saleh yang lebih dicintai Allah dibanding amal saleh yang dilakukan pada hari-hari ini (10 hari pertama Zulhijah).”

Seperti dilansir laman Dompet Dhuafa Jabar, kata Tarwiyah berasal dari bahasa Arab tarawwa yang berarti “berpikir”, “merenung”, atau “membawa bekal air”.

Dalam sejarah ibadah haji, tanggal 8 Zulhijah merupakan hari ketika para jamaah mulai mempersiapkan diri menuju Arafah dengan membawa persediaan air karena pada masa dahulu kawasan tersebut sangat minim sumber air.

Selain itu, sebagian ulama juga mengaitkan Hari Tarwiyah dengan perjalanan spiritual Nabi Ibrahim AS.

Pada malam sebelum penyembelihan Nabi Ismail AS, Nabi Ibrahim merenungkan mimpi yang beliau terima sebagai wahyu dari Allah SWT.

Proses perenungan inilah yang kemudian dikenal dengan istilah Tarwiyah.

Puasa Arafah

Sehari setelah Puasa Tarwiyah, umat Islam disunnahkan menjalankan Puasa Arafah.