Medan evakuasi yang berupa gang-gang kecil cukup menyulitkan para prajurit Baret Ungu untuk mengevakuasi warga menggunakan perahu karet.
Tak kurang akal, para prajurit Pasmar 1 mencoba mengevakuasi menggunakan alat seadanya seperti kasur bekas, ember, bahkan dengan tali serta menggendong langsung anak kecil agar sampai di lokasi yang aman.
Sementara itu Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P., CHRMP., M.Tr.Opsla., M.Han., mengatakan bahwa kali ini Pasmar 1 mengerahkan sebanyak 109 personel yang tergabung dalam Satgas banjir Pasmar 1 dan sementara tersebar di wilayah Jakarta Timur dan Bekasi.
“Para prajurit ini juga dilengkapi dengan perlengkapan untuk mengevakuasi seperti perahu karet, pelampung serta alat-alat lainnya. Diharapkan dengan adanya para prajurit Korps Marinir di tengah-tengah wilayah banjir dapat segera mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman,” harap Danpasmar 1.
“Kepada para prajurit, tetap utamakan faktor keselamatan saat mengevakuasi warga, serta tetap jalin komunikasi yang baik kepada seluruh unsur pemerintahan terkait yang berada di lokasi banjir,” pesan Jenderal Bintang Satu tersebut kepada personel Satgas banjir Pasmar 1. (Erna Djedi)







