Sambal Oen Peugaga Khas Aceh, Lalapan Nikmat Pas untuk Menu Berbuka Puasa

Proses pembuatannya pun terbilang unik. Daun-daun tersebut diiris halus, kemudian dicampur dengan kelapa gongseng, irisan serai, bunga kecombrang, dan cabai untuk menambahkan sensasi pedas dan wangi.

Hasilnya adalah hidangan segar, pedas, dan sedikit pahit yang menyerupai urap.
Bagi masyarakat Aceh, Sambal Oen Peugaga bukan sekadar hidangan untuk berbuka puasa. Daun peugagan sendiri telah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang berkhasiat.

Masyarakat percaya bahwa mengonsumsi Sambal Oen Peugaga dapat membantu menjaga kesehatan selama bulan puasa.

Salah seorang langganan sambal oen peugaga, Syifa Urrachman mengatakan saban tahun dia selalu ikut memburu sambal oen peugaga yang di jual di seputaran kota Banda Aceh.

“Kebetulan di rumah sambal oen peugaga ini sangat dinikmati, rasa segar dari lalapan ini cocok dijadikan paduan lauk pauk berbuka,” kata Syifa saat di temui di Pasar Kuliner, Banda Aceh, Minggu 2 Maret 2025, dilansir NU Online.

Setelah menyantap oen peugaga saat berbuka puasa, Syifa menjelaskan memang ada sedikit perbedaan ia menyebutkan badannya bisa mengeluarkan angin.

“Walaupun hanya ada sedikit reaksi tubuh, tapi saya yakin daun peugaga punya manfaat sendiri untuk tubuh kita,” terang Syifa.

Selain itu, hidangan ini juga menjadi simbol kekayaan alam Aceh. Berbagai dedaunan yang digunakan dalam Sambal Oen Peugaga merupakan hasil dari kekayaan flora lokal, yang diolah dengan cara tradisional namun penuh cita rasa. (Berbagai sumber)