Bakal Layani 13 Kloter dari Kalselteng 2025 ini, Komisi VIII DPR RI Tinjau Kesiapan UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam menilai UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin sudah siap melayani calon jemaah haji nantinya.
Meskipun begitu, Komisi VIII tetap meminta agar panitia pelaksanaan ibadah haji memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji sebab Indonesia memangkas petugas haji dari 4.200 orang menjadi 2.100 orang 2025 ini.
Hal itu disampaikannya saat Komisi VIII DPR RI mengunjungi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin terkait persiapan pelaksanaan Ibadah Haji di Kalimantan Selatan dan Tengah, Rabu (26/2/2025).
"Saya pikir pemangkasan jumlah petugas tidak berpengaruh, karena semua sudah profesional,” ungkap Aprozi.
Ia juga memastikan, tidak ada penekanan khusus terhadap para petugas haji yang dimaksimalkan saat ini, karena mereka sudah mengikuti berbagai tahapan seleksi hingga pengecekan kesehatan.
“Insya Allah mereka diberikan pelatihan khusus, sehingga betul-betul siap menjadi petugas haji. Saya yakin di UPT ini petugas hajinya betul-betul profesional,” beber Aprozi lagi.
Tak terkecuali, ia juga mengingatkan kepada maskapai penerbangan di UPT Embarkasi Banjarmasin agar betul-betul menyiapkan fasilitas.
"Karena turunnya biaya Ibadah Haji tidak boleh menurunkan pelayan dan juga fasilitas yang akan dirasakan oleh para jemaah nantinya," tegasnya lagi.
Oleh karenanya, ia meminta doa juga dukungan dari masyarakat, khususnya Kalsel dan juga Kalimantan tengah (Kalteng) kepada panitia penyelenggara serta jemaah ibadah haji agar penyelenggaraan haji bisa berjalan dengan baik dan para jemaah yang pulang nantinya menjadi haji yang mabrur.
Petugas Kesehatan Haji Dipangkas
BACA JUGA: Pemungutan Suara Ulang di Banjarbaru, Pemkot Siapkan Dana
Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel, Dr. Muhammad Tambrin menjelaskan, pemangkasan petugas haji terjadi pada petugas kesehatan.
"Sebelumnya, untuk satu kelompok terbang (kloter) ada tiga orang, kini dikurangi menjadi satu orang," ujarnya.
Namun demikian, ia memastikan pelayanan bagi jemaah haji pada tahun ini masih sama seperti sebelumnya.
“Standar seperti kemarin, para jemaah lansia jadi perhatian skala prioritas untuk didampingi,” lanjutnya.
Kanwil Kemenag Kalsel masih menunggu hasil rekomendasi dokter yang memeriksa kesehatan jemaah haji karena layak atau tidaknya jemaah haji berangkat tergantung dari rekomendasi dokter.
Sebagai informasi, penerbangan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin akan dilayani oleh maskapai penerbangan Lion Air, yang akan mengerahkan armada pesawat jenis Airbus A330 dengan kapasitas 420 orang.
Embarkasi Banjarmasin tahun 2025 ini akan melayani 13 kloter, yaitu 9 kloter asal Kalsel dan 4 kloter asal Kalimantan Tengah (Kalteng). (Ikhsan)
Editor: Yayu