Berdasarkan laporan, kejadian ini bermula ketika lebih dari 20 anggota TNI datang menggunakan truk hijau dan berhenti di dekat Bank Mandiri, Jalan Yos Sudarso, Tarakan. Dari sana, mereka berjalan menuju Mako Polres Tarakan, lalu langsung melakukan pemukulan terhadap anggota polisi yang berjaga.
Tidak hanya menyerang personel kepolisian, mereka juga melakukan perusakan fasilitas, termasuk meja, kaca, dan kursi di sekitar Polres. Para pelaku membawa batu, kayu, dan besi saat melancarkan aksi tersebut.
Beberapa saat kemudian, anggota polisi lainnya datang ke lokasi, tetapi justru ikut menjadi korban akibat pengeroyokan dan pengejaran oleh anggota TNI.
Akibat kejadian ini, lima anggota polisi mengalami luka-luka, sementara kondisi Polres Tarakan mengalami kerusakan pada beberapa bagian fasilitasnya.
Situasi Terkini
Kodam VI/Mulawarman memastikan bahwa situasi di Polres Tarakan kini telah kondusif setelah aparat keamanan dikerahkan untuk mengendalikan keadaan. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap latar belakang pasti insiden ini serta menetapkan sanksi terhadap pihak yang bertanggung jawab.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad













