Bahlil menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan elpiji 3 kilogram di pasaran. Menurutnya, yang terjadi saat ini adalah transisi dari pembelian LPG di pengecer ke pembelian di pangkalan.
“Biasanya, jarak beli LPG di pengecer hanya 100 meter. Sekarang, mungkin jaraknya menjadi 500 meter atau 1 kilometer. Kadang-kadang, lokasi pangkalan juga belum diketahui masyarakat,” jelas Bahlil.
Ia menambahkan bahwa pemerintah telah memberikan arahan agar pengecer yang memenuhi syarat segera dinaikkan statusnya menjadi pangkalan. “Dengan begitu, pemerintah dapat mengontrol harga jual tabung LPG 3 kg,” ujarnya.
Bahlil juga menyampaikan bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memintanya untuk memperhatikan masalah distribusi elpiji 3 kg ini.
“Ini hanya transisi saja. Saya sudah mendapat arahan dari Pak Wapres untuk memastikan ketersediaan dan distribusi LPG 3 kg berjalan lancar,” kata Bahlil.(atoe/ip)
Editor Restu







