“Bibit padi yang sudah sempat ditanam mati semua. Sawah terendam air hingga sepinggang. Kami benar-benar tidak bisa bekerja,” ucapnya dengan nada pasrah.
Akibat kondisi ini, banyak warga kehilangan mata pencaharian dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah atau pihak terkait agar bisa bertahan hidup hingga banjir surut.
“Semoga banjir segera reda. Kalau terus begini, kami benar-benar kesulitan,” harap Marfuah.(Wartabanjar.com/Iqnatius Aprianus)
editor: nur muhammad







