WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Banjar membuat sejumlah wilayah terdampak banjir, termasuk MIS Nurul Huda Gambut di Desa Kayu Bawang, Kecamatan Gambut.
Kondisi ini memaksa kegiatan belajar mengajar beralih dari tatap muka menjadi daring.
Banjir yang merendam halaman sekolah hingga ruangan kelas dengan ketinggian air sekitar 30 cm telah mengganggu aktivitas pendidikan. Sebanyak 211 siswa di sekolah ini terpaksa belajar dari rumah untuk menjaga keselamatan.
Demi Keselamatan Siswa
Guru Kelas VI, Misdawati, menjelaskan bahwa banjir mulai terjadi sejak awal Januari 2025 dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.
BACA JUGA:Banjir Terjang Kalsel Akibat Hujan Deras: Gambut Tergenang, Kurau dan Cempaka Air Setinggi Lutut!
“Kami terpaksa meliburkan siswa karena jalan menuju sekolah dan ruang kelas terendam air,” ujar Misdawati, Rabu (22/1/2025).







