Baca juga:Tongkang Serempet Bangunan di Tepi Pelabuhan Marabahan
Tindakannya memicu gelombang kecaman internasional serta unjuk rasa di berbagai negara Muslim.
Meskipun Swedia mengakui pembakaran kitab suci sebagai bagian dari kebebasan berekspresi, insiden ini menimbulkan ketegangan diplomatik yang signifikan.
Polisi Swedia saat ini sedang melakukan penyelidikan atas kasus pembunuhan ini dan telah menangkap beberapa tersangka.
Sementara itu, Layanan Keamanan Swedia juga memantau perkembangan peristiwa ini karena berpotensi berdampak pada stabilitas keamanan nasional. (Berbagai sumber)







