WARTABANJAR.COM – Letusan dahsyat Gunung Toba Purba yang terjadi sekitar 74.000 tahun lalu kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial! Sejumlah warganet di platform X berspekulasi bahwa penyebaran abu vulkanik ke arah barat merupakan bukti nyata bahwa Bumi berputar dari barat ke timur. Namun, benarkah demikian? Fakta Ilmiah: Rotasi Bumi dan Penyebaran Abu Vulkanik Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, menegaskan bahwa arah rotasi Bumi dari barat ke timur lebih jelas terlihat dari fenomena terbitnya Matahari, Bulan, dan bintang-bintang di timur. "Benda-benda langit tampak terbit dari timur dan ini adalah bukti utama bahwa Bumi berotasi ke arah tersebut," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Selasa (28/1/2025). Terkait dengan letusan Gunung Toba Purba, Thomas menambahkan bahwa meskipun abu vulkanik banyak tersebar ke arah barat (India), hal itu bukan karena rotasi Bumi, melainkan dipengaruhi oleh pola angin di atmosfer. Pendapat ini diperkuat oleh Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Prihatin Hadi Wijaya, yang menegaskan bahwa pola angin global, bukan rotasi Bumi, menjadi faktor utama penyebaran abu vulkanik. Mengapa Abu Gunung Toba Menyebar ke Barat? Berdasarkan data PVMBG, letusan Gunung Toba Purba menyemburkan sekitar 2.800 km³ material vulkanik, dengan kolom erupsi mencapai puluhan kilometer hingga ke lapisan stratosfer. Faktor utama yang menyebabkan penyebaran abu lebih dominan ke arah barat meliputi: 🔹 Pola Angin Global Angin pasat timuran di daerah tropis dan angin baratan di lintang menengah berperan dalam penyebaran abu. Di ketinggian stratosfer, angin dominan mengarah ke barat laut, membawa abu hingga ke India dan Afrika Timur. 🔹 Sirkulasi Monsun Samudra Hindia Pola angin muson memperkuat distribusi abu ke arah barat dan barat laut. 🔹 Kondisi Atmosfer Saat Letusan Ketinggian kolom erupsi dan pola tekanan udara juga berpengaruh besar terhadap arah penyebaran abu. Kesimpulan: Tidak Ada Hubungan Langsung dengan Rotasi Bumi Meskipun sebaran abu letusan Gunung Toba Purba menuju ke arah barat, hal ini lebih dipengaruhi oleh pola angin global dan atmosfer, bukan rotasi Bumi. Dengan kata lain, rotasi Bumi memang terjadi dari barat ke timur, tetapi penyebaran abu vulkanik bukan bukti langsung dari fenomena tersebut. Jadi, klaim bahwa letusan Gunung Toba membuktikan arah rotasi Bumi kurang tepat secara ilmiah. 🌍✨ (Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad