WARTABANJAR.COM - Arsenal menutup fase grup Liga Champions dengan kemenangan gemilang setelah menundukkan Girona 2-1 pada Kamis (30/1/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini menandai empat kemenangan beruntun The Gunners dalam format baru Liga Champions. Laga Girona vs Arsenal menjadi salah satu dari 18 pertandingan di matchweek 8 Liga Champions. The Gunners hanya membutuhkan satu poin untuk mengamankan tiket langsung ke babak knockout, tetapi mereka sempat dikejutkan oleh Girona, tim yang sebelumnya hanya mengoleksi tiga poin dari tujuh pertandingan. Tim tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-28 melalui gol spektakuler Arnaud Danjuma. Mantan striker Tottenham Hotspur itu memanfaatkan kesalahan Neto yang keluar dari sarangnya dan melepaskan tembakan jarak jauh yang tak terbendung. Namun, Arsenal segera merespons. Sepuluh menit berselang, mereka mendapatkan penalti setelah Thomas Partey dijatuhkan di kotak terlarang. Jorginho yang menjadi eksekutor sukses menaklukkan Pau Lopez dengan sepakan terarah ke sisi kanan bawah. Momen kebangkitan Arsenal berlanjut di menit ke-42 saat Ethan Nwaneri mencetak gol luar biasa. Pemain muda berbakat berusia 17 tahun itu menggiring bola dari sisi kiri, melewati beberapa pemain bertahan Girona, sebelum menghujamkan tembakan keras ke gawang. The Gunners sebenarnya punya peluang untuk memperbesar keunggulan menjadi 3-1 di injury time babak kedua setelah mendapat penalti kedua. Namun, eksekusi Raheem Sterling mampu ditepis dengan gemilang oleh kiper Pau Lopez. Dengan kemenangan ini, Arsenal menutup fase grup Liga Champions dengan raihan 19 poin dari delapan pertandingan. Sayangnya, mereka harus puas finis di peringkat ketiga klasemen setelah kalah selisih gol dari Barcelona, yang di laga lainnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Atalanta. The Gunners kini siap melangkah ke babak knockout dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih empat kemenangan beruntun. Mampukah Arsenal terus melaju dan meraih kejayaan di Liga Champions musim ini? Kita tunggu saja! (Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad