Dalam insiden memilukan ini, santri lain berhasil melompat keluar dari lantai dua, namun Muh Zahwa terjebak di dalam ruangan yang terbakar. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pinrang, Akbar, menjelaskan bahwa saat mencoba melompat turun, korban terhalang oleh lemari yang jatuh.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang, memeluk Al-Qur’an, dengan kepala menghadap ke barat dan kaki ke timur,” tambah Akbar.
Proses evakuasi jenazah mengundang tangis histeris dari keluarga dan teman-teman korban. Mereka tidak dapat menahan kesedihan saat jenazah Muh Zahwa dibawa ke ambulans.
Saat ini, petugas telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang merenggut nyawa santri tersebut.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com)
editor: nur muhammad







