Benturan keras membuat beberapa pelajar mengalami luka berat, sementara yang lainnya mengalami luka di sekujur tubuh. “Ngebut, saling seruduk, akhirnya semuanya rusak. Gerobak es teh saya hancur total,” tambah Yanadi.
Kapolsek Weru, Kompol Sudarman, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi di lokasi. Polisi juga mendatangi rumah sakit tempat para korban dirawat dan memanggil pihak sekolah untuk mendalami kejadian ini.
“Kecelakaan ini melibatkan dua motor, yang satu membawa tiga orang dan yang lain empat orang. Semua pelajar masih berseragam sekolah. Kami masih mendalami kronologi kejadian,” jelas Sudarman.
Insiden ini menjadi pelajaran penting bagi para pelajar agar tidak mengemudi dengan ugal-ugalan, apalagi hingga melakukan tindakan berbahaya yang merugikan diri sendiri dan orang lain.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






