WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Angelina Carvalho, wakil dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berhasil masuk ke Top 23 Indonesian Idol Season 13. Ia adalah anak dari mantan pemain Barito Putera, Ronivon Carvalho, yang turut bangga melihat perjalanan Angie dalam ajang ini. Pada babak Eliminasi 3 bertema Sing for Your Life, dewan juri memilih 23 kontestan terbaik dari 31 peserta. Tujuh di antaranya harus pulang, sementara Angie melangkah ke babak Showcase dengan penampilan yang terus mencuri perhatian. BACA JUGA:WOW! Angelina Carvalho, Gadis Banjarmasin Tembus Indonesian Idol XIII dengan Tiket Emas! Top 23 Indonesian Idol Season 13 Berikut daftar lengkap peserta yang lolos: 1. Nadhya Ramadhina 2. Shabrina Leonita 3. Azia Riza 4. Rafi Wiranata 5. Tio Ardhana 6. Kenko Rizqullah 7. Adrian Fahriza 8. Alexander Nuh 9. Manisa Rotuani 10. Afrah Damayanti 11. Jovitta Sally 12. Shakira Vierny 13. Queenara Sudirman 14. Meisya Syahirah 15. Syiffa Syahla 16. Fajar Nurdiansyah 17. Anjela Domianus 18. Vanessa Simorangkir 19. Angelina Carvalho 20. Nakeisha Syifa 21. Akbar Herliansyah 22. Axel Nababan 23. Petrus Kota Angelina Carvalho Banjir Dukungan Netizen Angie menjadi salah satu kontestan favorit netizen. Penampilannya membawakan lagu "Tertawan Hati" karya Awdella sering dipuji berkat penguasaan panggung dan emosinya yang mendalam. @erdyzheng92 menulis: "Angie mencengangkan dengan penguasaan panggung dan feeling-nya. Gue berharap bisa masuk Babak Spekta. Highly appreciated!" @artanaprihartanti_ berkomentar: "Dari awal audisi udah suka banget sama ini anak. Suaranya keren banget 🔥🔥🔥" BACA JUGA:Penyanyi Indonesian Idol Salma Salsabil Bakal Tampil di Festival Jukung Hias Tanglong Banjarmasin @bika_gatsindonesian idolu menambahkan: "Bibit-bibit suara yang bakal viral. Lagunya easy listening!" Dengan dukungan luas dari netizen, harapan Angelina Carvalho untuk melangkah lebih jauh di Indonesian Idol semakin besar. Akankah ia berhasil tembus ke Babak Spektakuler? Kita nantikan penampilannya di babak Showcase!(Wartabanjar.com/@indonesianidolid) editor: nur muhammad