Kementerian Agama Beri Sinyal Biaya Haji 2025 Akan Lebih Murah

“Hampir kita pastikan ya Pak Menteri, ongkos haji tahun ini turun. Berapa besarannya? Itu enggak bisa disebukant sekarang, karena harus ada kesepakatan di panja,” kata Syafii.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menambahkan, upaya penurunan biaya haji juga memperhitungkan faktor eksternal, seperti nilai tukar mata uang dan inflasi. Selain itu, langkah pembersihan terhadap penyimpangan yang terjadi dalam pengelolaan haji sebelumnya diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan biaya.

“Yang jelas spirit-nya adalah kita ingin lebih murah, dapat dijangkau masyarakat melalui beberapa efisiensi yang kita lakukan. Pembersihan hal-hal yang menyimpang itu juga akan berkontribusi pada penurunan biaya haji,” kata Nasaruddin Umat.

Sementara itu, terkait peningkatan kualitas layanan haji, Menag Nasaruddin menyampaikan salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan petugas haji yang bertugas betul-betul bekerja secara profesional. Catatan-catatan negatif terkait petugas haji pada penyelenggaraan haji sebelumnya tidak boleh terulang kembali.

Sebelumnya pada 2024, biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) atau biaya yang dibayar langsung oleh jemaah haji reguler rata-rata sebesar Rp 56 juta. Untuk biaya haji 2025 akan lebih murah dari nominal tersebut. (berbagai sumber)

Editor: ERna djedi