“Kalau rumahnya ini sudah kosong, dulu sempat dijadikan tempat las, namun sudah berhenti, dan beberapa tahun sudah kosong, tapi listrik tetap jalan,” papar Julianti.
“Kalau rumah yang lainnya itu ada penghuninya semuanya,” lanjutnya.
Ia juga mengungkapkan, saat kejadian dirinya tidak ada mendengar suara ledakan atau pun letupan dari arah bangunan yang terbakar.
“Tidak ada suara apa-apa tadi itu, pokoknya apinya itu tiba-tiba sudah besar saja,” ungkapnya.
Beruntungnya dalam kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa, hanya saja informasinya salah seorang relawan ada yang tersetrum listrik saat melakukan pemadaman. (Iqnatius)
Editor: Erna Djedi







