Menurut dr Desfi, cuaca lembab akibat hujan yang terus menerus memudahkan penyebaran kuman penyakit seperti virus, bakteri, parasit, dan jamur. Beberapa penyakit yang rentan terjadi pasca-banjir di antaranya flu, demam berdarah dengue, diare, demam tifoid, dan penyakit kulit.
“Keberadaan penyakit-penyakit tersebut dapat memperburuk kondisi kesehatan masyarakat, menghambat proses pemulihan pasca bencana, dan memperbesar dampak yang ditanggung oleh warga,” tambahnya.
Untuk itu, dr Desfi mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan, menghindari kontak langsung dengan air banjir, serta segera mendapatkan perawatan medis jika merasa tidak sehat.
Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, dapat mengakses Public Safety Center (PSC) atau puskesmas di wilayah masing-masing.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







