Setelah hanyut sekitar 15-20 kilometer, sapi akhirnya ditemukan warga di Desa Wonoasri, tepatnya di kawasan Curah Lele.
Namun, persoalan tidak berhenti di situ. Warga yang menemukan sapi tersebut meminta uang tebusan sebesar Rp10 juta untuk pengembalian sapi.
Setelah melalui negosiasi panjang, jumlah tebusan akhirnya disepakati menjadi Rp5 juta.
Meski begitu, kesepakatan ini menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat.
Pemilik sapi yang berasal dari keluarga kurang mampu merasa berat dengan jumlah tersebut, meskipun sudah diturunkan.
Video kejadian, mulai dari proses pemindahan sapi hingga saat sapi ditemukan di Curah Lele, telah tersebar luas di media sosial, mengundang berbagai komentar dari masyarakat.
Sebagian besar menyayangkan permintaan tebusan tersebut, sementara yang lain mendukung dengan alasan sapi ditemukan jauh dari lokasi awal dan melibatkan usaha warga setempat. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







