Banjir Bandang di Maros, Tiga Jembatan Gantung dan Rumah Terseret Arus

“Banjir bandang ini disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir. Saat ini, delapan kecamatan terendam banjir, tetappi yang paling parah ada di tiga kecamatan tersebut,” kata To Wadeng.

BPBD Kabupaten Maros telah menurunkan tim untuk melakukan evakuasi kepada para korban dan memberikan bantuan logistik.

“Kami sudah menyiapkan perahu karet dan logistik untuk mengakses lokasi yang terdampak,” tambah To Wadeng.

Baca juga:Waspada! Malam Ini Ketinggian Banjir Rob di Banjarmasin Masih Berada pada Kondisi Puncak

Berdasarkan prediksi BPBD Maros, cuaca ekstrem diperkirakan akan terus berlanjut hingga Januari 2025.

Warga Kabupaten Maros diimbau untuk waspada terhadap bencana yang mungkin terjadi, termasuk banjir bandang.(pwk)

Editor:purwoko