WARTABANJAR.COM, CIBINONG – Setelah dua pekan cuti, pelatih Rahmad Darmawan kembali memimpin Barito Putera di laga penting melawan Dewa United pada Kamis (12/12/2024). Duel Liga 1 2024/2025 ini akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, dan disiarkan langsung melalui layanan OTT Vidio mulai pukul 20.00 WITA. Kembalinya Rahmad Darmawan menjadi sorotan, terutama setelah performa buruk Barito selama absennya pelatih berpengalaman ini. Dalam dua laga terakhir, Laskar Antasari hanya bermain imbang 0-0 melawan Persis Solo (03/12/2024) dan kalah telak 0-3 dari PSBS Biak (08/12/2024). Hasil tersebut memperpanjang rekor tanpa kemenangan Barito menjadi delapan pertandingan, membuat mereka tetap tertahan di posisi ke-14 klasemen sementara. “Saya baru kembali dari cuti. Semoga ini menjadi momen kebangkitan bagi tim,” ujar Rahmad dalam konferensi pers pra-pertandingan. “Dewa United bukan lawan mudah, mereka punya pemain-pemain berkualitas. Kami harus ekstra waspada.” Masalah di Skuad Barito Di tengah upaya kebangkitan, Barito Putera harus kehilangan Lucas Gama yang memilih mundur dari tim, serta Lucas Morellato yang absen karena cedera. Namun, ada kabar baik dengan kembalinya gelandang senior Bayu Pradana. Bayu baru saja menyelesaikan sanksi enam bulan akibat tindakan tidak sportif terhadap wasit dalam Piala Bupati Semarang Juni 2024 lalu. Hukuman tersebut juga disertai denda Rp50 juta dari Asprov PSSI Jawa Tengah. Statistik Duel Barito vs Dewa United Meski Barito memiliki catatan positif melawan Dewa United dengan dua kemenangan dan dua imbang dari empat pertemuan, kondisi kedua tim saat ini jauh berbeda. Dewa United, yang kini menduduki peringkat 10 dengan 18 poin, sedang dalam performa terbaiknya tanpa kekalahan dalam tiga laga terakhir. Dewa United juga dikenal dengan lini serangnya yang mematikan. Mereka telah mencetak 22 gol dari 13 pertandingan, menjadikan mereka tim paling produktif di Liga 1 musim ini. Top skorer tim, Egy Maulana Vikri, telah mengoleksi 8 gol, diikuti Alex Martins (5 gol) dan Septian Bagaskara (3 gol). Namun, kelemahan utama Dewa United ada di sektor pertahanan. Mereka telah kebobolan 16 gol, jumlah yang bahkan lebih buruk dibandingkan PSS Sleman di posisi ke-16 klasemen. Tantangan Besar untuk Rahmad Darmawan Laga melawan Dewa United akan menjadi ujian besar bagi Rahmad Darmawan untuk membuktikan kapasitasnya mengangkat performa Barito Putera. Kemenangan di laga ini tidak hanya akan memperbaiki posisi tim di klasemen, tetapi juga menjadi penanda positif dari kepemimpinannya. Apakah comeback Rahmad Darmawan mampu membawa perubahan bagi Laskar Antasari? Saksikan perjuangan mereka dalam laga seru ini!(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad