WARTABANJAR.COM, SUKABUMI – Bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (5/12/2024) lalu, hingga kini telah menelan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan parah. Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengonfirmasi bahwa tiga orang telah meninggal dunia akibat bencana ini, sementara empat orang lainnya masih dalam pencarian setelah tertimbun material longsor. BACA JUGA:Polri Turunkan Pasukan Pelopor Brimob Sisir Korban Terdampak Banjir Bandang Sukabumi "Korban meninggal dunia ada tiga orang akibat longsor, sementara empat orang lainnya masih dalam pencarian," ungkap Bey Machmudin setelah memantau lokasi bencana di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis kemarin. Menurut Bey, pemerintah provinsi dan kabupaten saat ini fokus pada evakuasi warga yang terdampak, serta memperbaiki infrastruktur yang rusak, termasuk jalan terputus dan jembatan ambruk. "Ada enam titik jalan provinsi yang terputus," lanjutnya. Bey juga mengungkapkan adanya kendala komunikasi yang menghambat proses pelaporan dan koordinasi karena aliran listrik terputus di beberapa titik lokasi bencana, yang menyebabkan keterlambatan dalam mendapatkan informasi terbaru. Proses evakuasi dan penanggulangan bencana masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dengan prioritas utama menyelamatkan korban yang masih hilang dan memulihkan infrastruktur yang terdampak. Wapres Gibran Tinjau Lokasi Naik Motor Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut melakukan peninjauan ke Kecamatan Cikembar, Sukabumi, pada Jumat (6/12/2024). Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 09.40 WIB dengan menggunakan motor. Dalam kunjungannya, Gibran langsung menyapa para warga yang mengungsi di tenda darurat. Ia juga membagikan mainan kepada anak-anak untuk memberikan semangat di tengah kondisi sulit. Selanjutnya, Gibran meninjau langsung lokasi pergeseran tanah yang berjarak sekitar tiga kilometer dari posko bencana. Bantuan Kemanusiaan berupa makanan, selimut, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya disalurkan oleh Gibran untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak. Selain itu, sejumlah instansi, termasuk Kementerian Sosial, PLN, dan berbagai organisasi relawan, turut bergotong royong di posko bencana di Cikembar. BACA JUGA:Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi, 10 Jembatan Terputus, 6 Warga Masih Hilang Pengamanan ketat juga diterapkan oleh TNI, Polri, dan tim SAR untuk memastikan kelancaran penanganan bencana. Setelah meninjau Cikembar, Gibran melanjutkan kunjungannya ke Jampangkulon, Sukabumi, untuk meninjau wilayah lain yang juga terdampak bencana. Proses pemulihan masih berlangsung, dengan prioritas utama pada keselamatan warga dan penanganan infrastruktur yang rusak.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad