WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Permintaan maaf Gus Miftah kepada penjual es teh keliling, Sunhaji, ternyata tidak meredakan kecaman masyarakat.
Sikap Gus Miftah sebagai sosok agamawan yang dinilai kurang adab setelah menghina Sunhaji menjadi sorotan setelah videonya mengolok-olok pedagang es teh viral di media sosial.
Tindakan Miftah dianggap netizen berlebihan karena sempat melontarkan kata makian meski disampaikan sembari tertawa.
Imbas hal tersebut, partai Gerindra mendorong agar jabatan Utusan Khusus Presiden Gus Miftah dievaluasi.
Baca juga: Mulai Januari 2025, Jalan Cemara Kayutangi Diberlakukan Dua Arah
Wakil Ketua Umum Parta Gerindra, Budisatrio Djiwandono, bahkan mendorong agar jabatan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Keagamaan agar dievaluasi.
“Disayangkan kalau ada statement yang tidak baik, tentu ini patut menjadi evaluasi, apalagi namanya pemimpin, tokoh,” ujarnya.
Sebelumnya Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah menegur Gus Miftah lewat Mayor Teddy.
Dikatakan Hasan Nasbi, Presiden juga memerintahkan Gus Miftah untuk meminta maaf. (ernawati)
Editor: Erna Djedi
