Baca juga: Tega Habisi Ayah dan Neneknya, Begini Pengakuan Remaja Pelakunya:
Sementara terkait perizinan, Fahri menyoroti reputasi Indonesia sebagai negara dengan proses perizinan yang rumit. Ia menekankan pentingnya kemudahan akses perizinan untuk semua kalangan, tanpa terkecuali.
“Jangan sampai perizinan yang sulit ini dianggap bagian dari kompetisi. Yang punya uang banyak dapat izin, yang tidak punya uang tidak dapat izin. Itu salah,” tegasnya.
Fahri berkomitmen untuk mengajukan rencana omnibus law ini dalam pertemuan dengan DPR mendatang. Ia berharap undang-undang terpadu tersebut dapat menjadi solusi mengatasi berbagai hambatan di sektor perumahan dan memastikan akses perumahan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Dengan omnibus law, kita bisa menyederhanakan regulasi sehingga proses pengembangan perumahan menjadi lebih efisien dan inklusif,” pungkas Fahri.(Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







