“Dengan jip, dengan sepeda motor, dengan roket, dengan rudal. Mereka merencanakan invasi,” katanya.
Netanyahu telah mengatakan kepada surat kabar Prancis Le Figaro awal bulan ini bahwa tentara Israel menemukan perangkat keras militer canggih Rusia di tempat penyimpanan senjata Hizbullah.
Sejak Israel meningkatkan pengebomannya di Lebanon bulan lalu, dan kemudian mengirim pasukan darat melintasi perbatasan, perang tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.552 orang.
Baca juga:Lebanon Ajukan Keluhan Resmi ke PBB Atas Pelanggaran Israel
Namun berdasarkan data Kementerian Kesehatan Lebanon, jumlah korban yang tewas akibat serangan Israel jauh lebih banyak.(pwk)
Editor: purwoko







