Bunda Paud Kabupaten Balangan Apresiasi Banjar Food Festival Al Tamar
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BALANGAN - Banjar Food Festival di Sekolah Alam Al Tamar Balangan mendapat apresiasi positif dari sejumlah kalangan. Apresiasi itu seperti yang disampaikan Bunda Paud Kabupaten Balangan, Desy Indriani saat menghadiri acaranya.
Dalam kesempatan tersebut Desy mendatangi satu-persatu stand-stand yang ada. Stand tersebut berisikan makanan dan minuman yang dijual para siswa sekolah Al Tamar.
Menurut Desy, kegiatan ini sangatlah penting untuk menambah literasi anak-anak terhadap ragam macam makanan khas Banjar. Dirinya berharap program serupa akan terus digelar, bahkan hingga ke tingkat nasional.
Baca juga: Food Festival Sekolah Al Tamar hadirkan berbagai macam hidangan tradisional
“Semoga ditingkatkan terus dan nantinya bisa menjadi prestasi, bukan hanya di daerah, tapi di tingkat nasional,” ujarnya.
Kata Desy, edukasi tentang makanan khas daerah kepada anak sangat penting. Dengan begitu, pada masa mendatang anak-anak bisa melestarikan budaya yang ada di daerahnya.
“Sejak dini, anak-anak harus dikenalkan kuliner dan budaya kita terutama di Kalimantan Selatan dan lebih utamanya lagi makanan khas Balangan,” ungkap Desy.
Desy berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkala dan dapat memotivasi sekolah lain agar menggelar kegiatan yang serupa.
Baca juga: DPR Resmi Setujui Herindra Jadi KaBIN Baru, Puan Beri Apresiasi Budi Gunawan
"Harapan saya, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkala dan memotivasi sekolah-sekolah lain untuk menggelar kegiatan serupa," ujar Desy.
Sebelumnya, pihak sekolah menggelar Banjar Food Festival sebagai puncak program pembelajaran berbasis proyek (project based learning), Kamis (17/10/2024). Festival diikuti semua kelas, mulai dari Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD).
Makanan tradisional yang dihadirkan seperti nasi kuning, masak bom, bingka, bubur kacang hingga lumpia. Lalu ada juga es lahang, keripik, serta produk olahan lainnya.
Dalam kegiatan kali ini, pihak sekolah bertanggungjawab untuk memfasilitasi kebutuhan kegiatan. Sementara untuk konsep lapak hingga menu yang dijual serta produksinya didiskusikan langsung oleh para siswa. (Alfi)
Editor: Sidik Purwoko