WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Seorang pemuda berinisial JMM (30) ditemukan gantung diri pada Senin (30/09/2024) pagi. Tubuhnya tergantung di Jalan Trikora, Simpang 4 Guntung Manggis, Kelurahan Guntung Manggis, Landasan Ulin Banjarbaru. Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah melalui Baur Inafis Polres Banjarbaru, Bripka Aulia Rahman menjelaskan, jasad JMM pertama kali ditemukan oleh para saksi yakni T dan JS. Awalnya, saksi T mendapat video kiriman dari kekasih JMM. Dalam video tersebut, JMM sedang berada di atas tempat tinggi. Ia bernyanyi dan meracau tak karuan sekitar pukul 00.00 WITA. "Saksi mendapatkan video dari pacar korban yang berada di Sumatera Utara," ungkap Bripka Aulia Rahman pada wartawan di kantornya. Baca juga: Usai Viral Beli Klepon Seharga Rp670 Ribu, Asis Boy Malah Dapat Rejeki Motor Kontan saja saksi T terkejut mendapat kiriman video tersebut. Ia langsung mencoba mencari korban, namun tidak berhasil menemukannya. Akibatnya, saksi T kemudian meminta bantuan JS yang merupakan paman korban. Keduanya berusaha melakukan pencarian di sekitar rumahnya. "Para saksi melakukan pencarian di belakang rumah saksi JS. Lalu saksi JS melihat ke area pohon-pohon dan terkejut melihat keponakannya sudah gantung diri," paparnya seperti dikutip Wartabanjar.com. Baca juga: Tes Urine Aktor Andrew Andika Positif Narkoba Kedua saksi pun langsung meminta bantuan warga lain untuk menghubungi pihak kepolisian. Jasad JMM segera diturunkan dan dievakuasi ke RS Idaman Kota Banjarbaru. "Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban murni gantung diri," ujarnya. Dari hasil analisis pihak kepolisian, diduga kuat JMM nekat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat permasalahan dengan kekasihnya. JMM sendiri merupakan perantauan yang baru saja tinggal di Banjarbaru kurang lebih 3 bulan. Dirinya bekerja di sebuah bengkel alat berat yang ada di kota tersebut. Baca juga: Pelaku UMKM Gembira Bang Rizal dan Ustadz Rosyadi Gemar Blusukan ke Warung "Usai divisum, korban langsung diurus oleh keluarga untuk diterbangkan ke Medan dan akan dimakamkan disana," tutup Bripka Aulia Rahman. (nurul octaviani) Editor: Sidik Purwoko