Beri Naturalisasi, Kemenkumham Dukung Jalan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026

Baca juga:Timnas Indonesia Optimistis Bakal Raih Poin Saat Melawan Bahrain dan China

“Ini justru prestasi, karena mereka (FIFA dan FIBA) melihat keseriusan pemerintah saat ini dan ke depan untuk membangun olahraga nasional. Karena memang dengan membangun olahraga, ini bagian kita untuk menyehatkan masyarakat Indonesia kedepan,” kata Erick.

Selain itu, lanjut Erick, PSSI juga telah menyiapkan sejumlah rencana, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang didalam melakukan pembinaan pemain timnas pada kategori U-17, U-20, dan senior.

“Ini sebagai bukti bahwa program ini tidak ada yang namanya shortcut quickwin. Semua itu harus berkesinambungan, dan Insya Allah ini akan menjadi percepatan yang baik untuk prestasi olahraga semua,” tutupnya.

Terbaru, saat ini pemerintah tengah melakukan proses naturalisasi terhadap pemain sepak bola Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. Saat ini Mees Hilgers bermain di FC Twente dalam posisi bek. Hilgers diketahui mempunyai darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Manado.

Sementara Eliano Reijnders bermain di PEC Zwolle, bisa bermain dalam posisi gelandang serang maupun sayap. Eliano memiliki darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Maluku.

Secara terpisah Kakanwil Kemenkumham Kalsel, Jumadi menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh upaya naturalisasi yang diinisiasi oleh Kemenkumham untuk memperkuat tim nasional Indonesia dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026.

Baca juga:Ditanya Tentang Sampai Kapan PSSI Naturalisasi Pemain Timnas, Erick Thohir Berikan Jawaban ini

“Langkah ini tidak hanya menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan olahraga nasional, tetapi juga menjadi wujud nyata dukungan kami terhadap semangat prestasi di kancah internasional”.

“Semoga sinergi antara Kemenkumham dan PSSI membawa hasil yang positif dan menginspirasi generasi muda untuk terus berjuang dan mengharumkan nama bangsa,” ujar Jumadi, Kakanwil Kemenkumham Kalsel.(pwk)

Editor: purwoko