WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Manajemen Barito Putera harus menanggung akibat dari aksi pihak tak bertanggung jawab yang belum lama ini melempari bus Persiku Kudus dengan telur saat tiba bertandang ke markas tuan rumah di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (29/3/2026) lalu.

Pelaku juga membuat tulisan-tulisan di banner yang berisi kalimat provokatif untuk memojokkan tim tamu serta menyalakan petasan di hotel tempat tim Persiku Kudus menginap.

Kala itu, Persiku Kudus dan Barito Putera hendak bertanding di laga lanjutan Liga 2 Championship.

Pelaku diduga adalah suporter tim tuan rumah yaitu Barito Putera.

Akibat kejadian ini, PSSI menghukum manajemen Barito Putera dengan harus membayar denda Rp40 juta.

Menanggapi ini, manajemen Barito Putera geram sebab merasa dirugikan oleh tindakan tak senonoh oknum suporter tersebut.

Mengutip Instagram resmi Barito Putera, Jumat (3/4/2026), mereka memperingatkan keras oknum pelakunya.

"BERFIKIR SEBELUM BERTINDAK, STOP MERUGIKAN!! Manajemen PS Barito Putera mendapat surat cinta dari PSSI. Pada pertandingan Barito Putera vs Persiku Kudus (29/03/2026), terjadi aksi yang tidak seharusnya: pelemparan telur ke arah bus tim tamu, penyalaan petasan di area hotel tim, hingga munculnya spanduk provokatif.," ujar Barito Putera.

"Akibatnya Klub kebanggaan kita harus menerima sanksi denda sebesar Rp40.000.000," kata mereka lagi.

Pihaknya berharap ke depannya kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Pihaknya meminta agar pendukung bersikap tertib dan positif ke depannya.

"Jangan sampai terulang. Dukung dengan cara yang positif, tunjukkan bahwa kita suporter yang dewasa dan berkelas demi harga diri dan nama baik tim kebangaan kita," ujar mereka lagi.

BACA JUGA: Klasemen dan Jadwal Live PSIS Semarang vs Barito Putera di Liga 2 Championship, Duel Penuh Ketegangan

(wartabanjar.com/yayu)

Editor: Yayu