Komite Wasit PSSI Angkat Bicara soal Keributan Bhayangkara U-20 vs Dewa United U-20

WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Komite Wasit PSSI akhirnya buka suara terkait keributan yang terjadi dalam laga Bhayangkara U-20 melawan Dewa United U-20. Ketua Komite Wasit, Yoshimi Ogawa, menekankan pentingnya keamanan, anti-diskriminasi, serta komunikasi yang sehat antara wasit dan pemain agar insiden serupa tidak terulang.

Ketua Komite Wasit, Yoshimi Ogawa, menegaskan bahwa aspek keamanan di lapangan tidak hanya menyangkut fisik semata, tetapi juga perlindungan dari tindakan diskriminatif. Menurutnya, sepak bola harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kesetaraan. “Kita adalah manusia, tidak ada perbedaan. Harus saling menghormati,” ujar Ogawa.

Ogawa berharap insiden keributan seperti yang terjadi di laga Bhayangkara U-20 vs Dewa United U-20 tidak kembali terulang, khususnya di kompetisi nasional. Ia menekankan bahwa ajang olahraga seharusnya menjadi wadah pembinaan karakter, bukan arena konflik.

Selain itu, Ogawa menyoroti pentingnya komunikasi antara wasit dan pemain. Ia menjelaskan bahwa wasit berhak memberikan penjelasan atas keputusan yang diambil, namun komunikasi tersebut harus dilakukan secara proporsional. “Kalau pemain bertanya dengan hormat, wasit harus menjawab. Tapi tidak perlu ada diskusi panjang. Cukup tanya, jawab, selesai,” tegasnya.