Desa Awang Bangkal Kini Dikenal Sebagai Desa Miliarder

Desa ini dijuluki desa miliarder, dengan APBDes mencapai Rp1,4 miliar di tahun 2024 ini. Capaian ini berkat kemampuan mengelola sumber daya yang ada di desa melalui Bumdes Putra Bulu, seperti pengolahan kopi, tambak ikan nila, perkebunan karet, wisata, juga retribusi jalan tambang.

Nur Hikmah, warga Desa Awang Bangkal Barat mengaku bersyukur dengan berbagai fasilitas dan layanan yang diberikan desa, termasuk pemberdayaan perempuan yang diinisiasi Pambakal.

“Di sini kami ibu-ibu punya kesempatan untuk mengembangkan usaha, seperti misalnya mengolah produk kopi dan ikan nila menjadi abon yang kemudian dijual sebagai produk khas Desa Awang Bangkal Barat,” kata Hikmah.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, pada tahun 2016 Kalsel masih memiliki 1.438 desa tertinggal dan sangat tertinggal yang mampu di nol kan pada tahun 2024 ini.

Sehingga, saat ini tercatat 808 desa berstatus mandiri, 844 desa berstatus maju, dan 219 desa berstatus berkembang yang tersebar di 154 kecamatan.

“Semua masyarakat berhak mendapatkan akses yang sama terhadap pembangunan dan kesejahteraan karena desa dengan status desa sangat tertinggal dan desa tertinggal sudah tidak ada lagi di Banua. Ke depan, seluruh desa di Kalsel harus menjadi desa maju dan mandiri sehingga Kalsel yang lebih sejahtera dapat terwujud sesuai visi dan misi Kalsel Maju,” kata Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Banjarbaru, (18/9/2024).(MC Kalsel)

Editor Restu