Ia lanjut menanyakan daerah asal pelintas tersebut, juga mendoakan keselamatan dan kelancaran ibadah umrah bagi ibu itu. Semua ia lakukan sambil memvalidasi paspor.
“Sehat-sehat ya, Ibu. Selamat jalan. Jangan lupa doain saya, ya,” kata Silmy mengembalikan paspor calon penumpang tersebut sambil tersenyum.
Di sela-sela antrean pelintas di konter, Silmy menunjukkan cara kerja konter dan aplikasi Imigrasi di Bandara. Ia memperlihatkan fitur aplikasi pengecekan paspor, khususnya yang terkait dengan daftar pencekalan.
Baca juga: PUPR Sebut Jalan Tol IKN Seksi 6B dan 6C Selesai Juni 2025
Aplikasi tersebut akan memvalidasi dengan cara di-scanning, lalu memunculkan data para penumpang seperti status paspor, riwayat, perjalanan, daftar cekal, dan data Interpol.
“Nah, ini aktif; tidak dalam daftar cekal, Interpol juga tidak,” jelas Silmy memperlihatkan salah satu status paspor pelintas yang sedang ia validasi.
“Berarti Bapak orang-orang baik-baik,” ujar Silmy kepada calon penumpang yang hendak ke Singapura.
Silmy berjaga di konter nomor 5 itu untuk 8 jam kerja di sif pertama. Ia menganggap waktu menjaga konter sebagai rekreasinya. Kesempatan itu juga digunakan Silmy untuk mengecek fasilitas dan peralatan penjaga perlintasan.
Baca juga: Atlet Taekwondo Polri Koleksi Emas, Perak dan Perunggu di PON XXI Aceh Sumut
“Biar merasakan ada masalah apa yang perlu perbaikan, dan melihat peralatannya masih bagus atau enggak; kemudian ini aplikasinya baru kan, versi 4.0.4, nah ini juga menyangkut kecepatan,” tutur Silmy.
Ia menikmati betul perannya sebagai penjaga konter paspor hari ini. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko






