Justin Timberlake Dijatuhi Hukuman Kerja Sosial karena Mabuk
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, NEW YORK - Bintang pop Justin Timberlake dijatuhi hukuman kerja sosial oleh pengadilan pada 13 September, setelah ia dinyatakan bersalah menyusul penangkapannya karena mengemudi dalam keadaan mabuk, media AS melaporkan.
Pada tanggal 18 Juni, pesohor berusia 43 tahun itu ditilang di kota Sag Harbor, sekitar 160 km sebelah timur Kota New York, setelah polisi melihat BMW-nya melewati tanda berhenti dan kesulitan untuk tetap berada di jalur jalan raya.
Baca juga:Justin Timberlake Ditangkap, Ini Kasusnya
Hakim Pengadilan Sag Harbor Carl Irace menjatuhkan hukuman pelayanan masyarakat kepada Timberlake dan memerintahkan bintang tersebut untuk membuat pernyataan publik setelah penyanyi itu mengaku bersalah atas tuduhan yang lebih ringan yaitu mengemudi sambil mengalami gangguan alkohol, penyiar NBC melaporkan.
Tuduhan tersebut merupakan pelanggaran lalu lintas yang dikenakan denda antara US$300 dan US$500 (S$400 dan S$650) dan penangguhan izin selama 90 hari.
Timberlake mengatakan kepada Hakim Irace bahwa dia bersedia melakukan pelayanan masyarakat antara 25 dan 40 jam untuk menyelesaikan kasus ini, NBC melaporkan.
“Saya berusaha mempertahankan standar yang sangat tinggi untuk diri saya sendiri. Saya menemukan diri saya dalam posisi di mana saya bisa membuat keputusan yang berbeda,” kata Timberlake, di luar pengadilan.
“Bahkan jika Anda baru minum satu kali, jangan mengemudi mobil, ada banyak alternatif,” tambah Timberlake yang mengenakan kardigan gelap dan kalung mutiara.
“Saya tumbuh di kota kecil sehingga saya dapat menghargai dan memahami ketegangan, atau sifat unik, dari apa yang mungkin terjadi pada penduduk Sag Harbor... Saya sangat berterima kasih dan berterima kasih kepada mereka.”
Sag Harbor adalah komunitas kelas atas di Hamptons yang eksklusif, terkenal dengan pesta mewahnya dan merupakan destinasi favorit bagi orang kaya dan terkenal, yang banyak di antaranya memiliki rumah musim panas di Long Island.
Baca juga:Justin Hubner bak ‘Sergio Ramos’ Indonesia, Laga Melawan Korsel Jadi Ajang Pembuktikan
Petugas yang menepikan penyanyi solo itu mengatakan dia tidak dalam kondisi sehat untuk mengemudi, meskipun Timberlake selalu bersikeras dia hanya minum satu botol di American Hotel pada malam hari bersama teman-temannya.
Namun polisi mendapati data lebih riil.
“Matanya merah dan berkaca-kaca, bau minuman beralkohol yang menyengat keluar dari napasnya, dia tidak dapat membagi perhatian, bicaranya melambat, kakinya tidak stabil, dan kinerjanya buruk pada semua tes kesadaran lapangan yang standar,” kata laporan polisi.
Pengacara Timberlake, Edward Burke Jr, mengatakan bahwa sang bintang bersikap hormat saat berhadapan dengan polisi.
“Bertentangan dengan apa yang diberitakan, (Timberlake) tidak meminum minuman orang lain, dia tidak kasar, dia tidak menjengkelkan, dia tidak suka berperang. Malah dia sopan dan kooperatif,” ujarnya di luar sidang.(pwk)
Editor: purwoko