Diduga korban tidak bisa menarik kembali kepalanya sehingga terjebak dan meninggal dunia akibat kehabisan oksigen.
“Saat itu korban diduga terjepit di bagian leher karena bagian bawah pintu masih merekat kuat terkunci sehingga menjepit leher korban,” ujar Kapolsek Sepang Iptu Debby Soesilo, saat di konfirmasi Humas Polres Gunung Mas. Kamis (12/9/24) siang.
Kapolsek Sepang bersama personelnya yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti, termasuk cangkul yang diduga digunakan korban untuk mencongkel pintu.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sepang untuk dilakukan visum.
Hasil visum menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, kecuali luka bekas jepitan benda tumpul di bagian leher.
Dokter menyatakan korban meninggal dunia akibat tidak lancarnya sirkulasi udara ke paru-paru dan otak.
“Dari hasil kordinasi dengan pihak dokter Puskesmas Sepang yang melakukan visum, tidak ada bekas kekerasan pada tubuh korban dan hanya terdapat luka bekas jepitan benda tumpul pada leher korban serta meninggalnya korban diduga akibat tidak lancarnya sirkulasi udara ke paru-paru dan otak pada bagian kepala sehingga korban kehabisan oksigen,” ujar Iptu Debby.(atoe/humas)
Editor Restu







