WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Polisi menangkap pelaku tawuran di bawah jembatan layang kereta api di Jalan Pangeran Jayakarta, Mangga Besar Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pasalnya, peristiwa tawuran itu telah menewaskan seorang pelajar.
Kapolsek Sawah Besar, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie menjelaskan, aksi tawuran terjadi pada Minggu (08/09/2024) dini hari pukul 03.00 WIB. Dalam peristiwa itu, seorang pelajar asal Tanjung Priok berinisial MF (17) menjadi korban tewas.
“Perkara menonjol di wilayah hukum Polsek Sawah Besar saat ini adalah kejadian tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Perkara ini kami catat dengan LP Nomor 67/IX/2024, dengan waktu kejadian pada hari Minggu sekitar pukul 03.00 WIB,” kata Dhanar seperti dikutip Wartabanjar.com di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (09/09/2024).
Korban MF asal Pemalang ini mengalami luka parah pada kepala, wajah, dan tubuh akibat bacokan senjata tajam. MF yang masih berstatus pelajar SMK ini tewas di lokasi kejadian.
Dhanar juga menjelaskan, tawuran ini terjadi antara dua geng yang sudah lama berada di kawasan Mangga Dua Selatan. Motif tawuran ini berawal dari saling menantang melalui pesan di media sosial.
“Mereka ini pakai DM (direct message atau pesan langsung) saling menantang dari kelompok tersangka mendatangi ke TKP dan terjadilah aksi tawuran,” ujar Dhanar.
Baca juga: Kemendag: Ekspor Pasir Laut Harus Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri Dulu
Merasa emosi, kelompok pelaku mendatangi TKP untuk terlibat bentrok dengan kelompok korban. Tawuran pun terjadi dalam waktu singkat dan langsung bubar ketika ada mobil polisi melintas. Yang tertinggal hanya korban dalam kondisi mengalami luka parah.
Setelah pemeriksaan, polisi menetapkan dua orang tersangka berinisial FA dan FAK yang merupakan saudara kembar. Keduanya juga masih berusia 17 tahun.






