Duel ini juga menjadi ulangan final turnamen 4 Nations Para Badminton International 2024 yang berlangsung di Skotlandia pada Juni lalu. Saat itu, pasangan Hikmat-Ratri berhasil mengalahkan Fredy-Khalimatus dengan dua set langsung, 21-9, 21-11.
Meski demikian, Fredy Setiawan menegaskan bahwa mereka akan bermain lepas dan tidak terlalu tegang memikirkan kekuatan lawan.
“Kita mau main lepas saja ketika final nanti. Kalau terlalu tegang memikirkan kekuatan lawan, kita malah bisa melakukan kesalahan sendiri,” ujar Fredy.
Baca juga:Olimpade Paris 2024: Indonesia di Urutan 32, Amerika dan China Bersaing Ketat
Perjuangan Fredy-Khalimatus menuju final ini tidaklah mudah. Mereka harus menghadapi tekanan besar, terutama saat melawan pasangan tuan rumah dengan dukungan penuh dari penonton.
“Sebenarnya kita sudah sering bertemu dan sering menang juga, tetapi karena sekarang mereka sebagai tuan rumah, jadi ada tegangnya. Makanya kita fokus satu per satu poin untuk mengatasi rasa tegang,” ungkap Fredy.
Kepala pelatih para bulu tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian anak asuhnya yang berhasil menguasai nomor ganda campuran SL3 – SU5. Jarot menekankan pentingnya menjaga kondisi para atlet, terutama mereka yang masih akan bertanding di nomor tunggal seperti Fredy Setiawan, Leani Ratri, dan Khalimatus Sadiyah.
“Kami tetap menekankan untuk menjaga kondisi badan para atlet meski lawannya nanti merupakan teman mereka sendiri yang setiap hari sudah bergabung di Pelatnas,” ujar Jarot.












