WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se Young, gagal menyamai rekor legenda Indonesia, Susy Susanti, setelah kalah di final turnamen bulutangkis All England 2026.

Pada laga puncak yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Minggu (8/3/2026), An Se Young harus mengakui keunggulan wakil China, Wang Zhiyi. Kekalahan tersebut membuat ambisi An Se Young untuk menyamai catatan prestasi Susy Susanti di turnamen bergengsi tersebut tidak terwujud.

An Se Young datang ke All England 2026 dengan status sebagai salah satu favorit juara di sektor tunggal putri. Performa konsisten yang ia tunjukkan dalam beberapa tahun terakhir membuatnya difavoritkan untuk kembali meraih gelar di turnamen tertua dalam kalender bulutangkis dunia tersebut.

Namun di partai final, Wang Zhiyi tampil lebih solid. Pebulu tangkis China itu mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga akhirnya memastikan kemenangan dan merebut gelar juara. Kekalahan tersebut sekaligus menghentikan langkah An Se Young untuk menorehkan rekor baru di All England.

Kegagalan ini membuat An Se Young tidak bisa menyamai rekor Susy Susanti yang pernah mencatatkan prestasi gemilang di turnamen tersebut. Susy Susanti sendiri dikenal sebagai salah satu legenda bulutangkis Indonesia dan pernah menorehkan berbagai prestasi besar di level dunia.

Meski gagal meraih gelar, perjalanan An Se Young di All England 2026 tetap menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Ia tetap menjadi kekuatan utama Korea Selatan di sektor tunggal putri dan diprediksi masih akan bersaing memperebutkan gelar di berbagai turnamen besar berikutnya.

Sementara itu, kemenangan Wang Zhiyi memastikan dominasi China di sektor tunggal putri pada edisi All England tahun ini. Hasil tersebut sekaligus menambah daftar juara baru dalam turnamen bulutangkis paling prestisius tersebut. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar