Jepang Dilanda Topan Besar, 14 Pabrik Toyota Tunda Operasional
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, TOKYO - Topan Shanshan melanda Jepang dengan kekuatan sangat kuat pada tanggal 29 Agustus 2024 ini, hingga mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka ketika angin kencang menghancurkan jendela dan atap rumah.
Sementara itu hujan lebat membuat arus sungai kian deras dan luapan.
Topan yang merupakan topan terkuat di Jepang pada tahun 2024 dan salah satu yang terkuat dalam beberapa dekade terakhir, melanda pulau utama selatan Jepang, Kyushu, pada awal tanggal 29 Agustus, dengan kecepatan angin hingga 198 km/jam pada pagi hari.
Baca juga:Topan Shanshan di Jepang Akibatkan Longsor, Sejumlah Warga Hilang
Pihak berwenang mengeluarkan peringatan pada tingkat kewaspadaan tertinggi di beberapa tempat, hingga menyarankan ratusan ribu orang untuk mengungsi.
Jepang juga memperingatkan akan adanya banjir, tanah longsor, dan gelombang badai yang “mengancam jiwa”.
Kota pesisir Miyazaki, yang dipenuhi puing-puing bangunan, melaporkan 26 orang terluka – termasuk beberapa di antaranya terluka akibat angin puting beliung. Tercatat ada 156 insiden kerusakan bangunan, kata seorang pejabat bencana kepada AFP.
Penyiar NHK melaporkan 39 orang terluka dan satu orang hilang.
Sebagian besar korban luka disebabkan oleh angin kencang yang memecahkan jendela, namun tidak ada yang membahayakan nyawa. Penyiar NHK melaporkan bahwa sembilan orang terluka di dekat Kagoshima.
Sebelumnya Badan meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan taifun khusus yang jarang terjadi pada Rabu untuk bagian barat daya negara tersebut, lapor media lokal.
Badai ini bergerak ke utara di selatan Pulau Yakushima dan diperkirakan akan mendarat di pulau utama barat daya Kyushu pada Kamis (29/8), lapor Kyodo News, mengutip dari Badan Meteorologi Jepang.
Peringatan taifun khusus dikeluarkan oleh badan tersebut dalam kasus sistem badai yang sangat besar.
Karena derasnya hujan dan angin kencang yang diperkirakan, Toyota Motor Corp. mengumumkan penangguhan operasi di 14 pabriknya di seluruh negeri, sementara Kyushu Railway Co mengatakan akan membatalkan semua layanan kereta lokal dan kereta peluru mulai Kamis sore.
Baca juga:Topan di Jepang Ganggu Penerbangan, Sebagian Jalur Kereta Beroperasi Lagi
Pihak berwenang setempat telah meminta penduduk di Prefektur Kagoshima dan daerah lainnya untuk mempersiapkan diri menghadapi angin kencang dan badai yang hebat.
Badan meteorologi juga meramalkan akan turunnya hujan sangat deras, dengan beberapa area kemungkinan menerima hingga 600 milimeter dalam 24 jam.(pwk)
Editor: purwoko