BACA JUGA: 3 Terduga PSK Diamankan di Eks Lokalisasi Pembatuan
Karena itu, ia memutuskan turun ke jalan mengikuti demonstrasi bahkan orasi di depan Gedung DPR RI.
“Bahwa ketika kita melihat salah satu lembaga yang punya fungsi sebagai garda terdepan yang mengawal UUD dan UU yang dilahirkan, lalu kemudian hari ini coba dianulir lewat sekelompok orang yang punya gelar yang sangat amat terhormat, yaitu wakil daripada rakyat. Tapi kemudian saya tidak lagi merasa atau tidak melihat, ketika keputusan itu sehari sebelumnya sepertinya bisa diabaikan saja, saya tidak lagi merasa saya memiliki wakil lagi di sana,” lanjut Reza.
Tindakan DPR RI sebagai wakil rakyat inilah yang disebutnya paling meresahkan.
Karena itu, walaupun merasa suaranya tidak cukup besar, ia tetap berharap punya pengaruh sekecil apa pun itu untuk menyuarakan keresahan rakyat.
“Saya hanya bagian kecil yang mencoba untuk turut memberikan dukungan dan suara saya yang semoga bisa memiliki pengaruh, mungkin kecil, tapi saya sekali lagi hanya mewakili diri saya sendiri sebagai bagian dari rakyat Indonesia yang merasa gelisah, merasa resah dengan apa yang terjadi hari-hari ini,” tuturnya lagi.
Ia juga menegaskan akan terus mengawal hal ini, jangan sampai semuanya seolah-olah sudah kembali baik-baik saja namun sejatinya tidak. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







