Upacara Hari Juang Polri diakhiri pembacaan doa dan dilanjutkan dengan drama kolosal perjuangan Polri dalam mempertahankan kemerdekaan RI. Drama diawali momentum bersejarah pembacaan teks Proklamasi Polisi yang berimplikasi pergerakan perlawanan melawan penjajah di beberapa daerah hingga terjadi peristiwa 10 November.
Baca juga: Aaliyah Balas Isu Soal Kejantanan Thariq Halilintar
Kapusjarah Brigjen Hari Nugroho mengatakan, sebelum Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/95/I/2024 tanggal 22 Januari 2024 tentang Hari Juang Kepolisian Negara Republik Indonesia, penggagas Hari Juang Polri yakni Komjen (Purn) Arif Wachyunadi telah melakukan penelitian sejak 14 tahun lalu.
“Jadi memang sudah diteliti sejak 14 tahun lalu oleh Komjen Purnawirawan Arif Wachyunadi dan secara intens pada 2023 melaksanakan glat FGD dan sarasehan kemudian naskah akademik dan Alhamdulillah 22 Januari terbit Keputusan Kapolri mengenai Hari Juang Polri. Jadi sejarahnya itu,” terang Brigjen Hari seperti dikutip Wartabanjar.com. (Sidik Purwoko)
Baca juga: Distributor Pupuk Subsidi Diingatkan Untuk Memastikan dan Tidak Selewengkan Stok
Editor: Sidik Purwoko







