WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Kesan empat orang anggota Paskibraka Nasional mengantar bendera Merah Putih dari Monumen Nasional (Monas) di Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Mereka adalah Kachina Ozora, seorang Purna Paskibraka dari Kalimantan Tengah, Keyla Purnama dari Sumatra Selatan, Lilly Wenda dari Papua Pegunungan dan Naila Sinapoy dari Banten.
Mereka bertolak ke IKN pada Sabtu (10/8/2024) kemarin menumpangi pesawat udara khusus.
Bendera Merah Putih dibawa ke IKN untuk perayaan HUT ke 79 RI pada 17 Agustus 2024 nanti yang akan digelar kali pertamanya di IKN.
Kachina Ozora merasakan getaran emosional yang tak bisa ia gambarkan dengan kata-kata karena dilibatkan dalam proses pengantaran Sang Saka Merah Putih ke IKN.
“Rasanya saya sangat bangga dan bersyukur karena bisa menjadi salah satu bagian dari pemindahan maupun pengantar bendera Merah Putih dari Monas menuju Nusantara,” ujarnya.
Kachina tahu betul, tugas ini bukan sekadar prosesi simbolis.
BACA JUGA: Serangan Israel di Lebanon Tewaskan Pejabat Hamas, Korban Tewas Sekitar 100 Orang
Ini adalah wujud nyata dari komitmen generasi muda untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah, lebih kuat, dan lebih bersatu.
Tiga minggu penuh latihan intensif dijalaninya dengan penuh semangat.
Dari naik turun tangga hingga membawa baki dengan penuh kehati-hatian, semua dijalaninya dengan satu tujuan yaitu membawa Merah Putih ke tanah Nusantara dengan kehormatan dan martabat.
Di sisi lain, Keyla Purnama dari Sumatra Selatan, juga merasakan getaran yang sama.
Baginya, momen ini adalah puncak dari perjalanan panjangnya sebagai seorang Purna Paskibraka.
“Saya sangat bangga dan bersyukur bisa terpilih,” katanya sambil tersenyum.
Keyla memandang tugas ini bukan hanya sebagai sebuah kehormatan, tetapi juga sebagai sebuah tanggung jawab untuk memastikan bahwa semangat juang para pahlawan terdahulu tetap hidup dan berdenyut dalam setiap langkah generasi muda Indonesia.
Latihan di Cibubur dan Monas menjadi persiapan fisik dan mental yang membentuknya, siap untuk mengemban tugas bersejarah ini.







