Saka Tatal Akan Jalani Sumpah Pocong di Padepokan Amparan Jati

“Padepokan Amparan Jati sudah bersedia untuk menyelenggarakan sumpah pocong pada Jumat. Ini adalah langkah untuk menegakkan keadilan,” katanya.

Sementara itu, pimpinan Padepokan Amparan Jati, Raden Gilap Sugiono, menjelaskan sumpah pocong merupakan praktik kearifan lokal yang dilakukan untuk memecahkan masalah yang sulit terpecahkan.

“Secara Islam, sumpah pocong tidak dikenal. Namun, ini adalah kearifan lokal yang digunakan oleh orang tua zaman dahulu untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang tidak bisa terpecahkan secara biasa. Ritual sumpah pocong ini dilakukan dengan prosedur seperti mengubur atau mengkafani orang yang meninggal, termasuk dimandikan, disucikan, dan dibacakan syahadat,” ujarnya.

Gilap menambahkan sumpah pocong memiliki dampak yang signifikan. Jika seseorang berbohong saat menjalani sumpah pocong, ia akan mendapatkan azab di dunia dan akhirat.

“Selama sumpah pocong, si objek akan bersumpah jika ia berbohong, keturunannya hingga tujuh turunan akan menerima laknat dari Allah Swt dengan azab yang pedih baik di dunia maupun di akhirat,” jelasnya. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi