Sementara itu, Petugas Pos Gunung Api, Axl Roeroe mengatakan erupsi Gunung Ibu pada hari Sabtu, 03 Agustus 2024, pukul 08:37 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 1200 m di atas puncak (± 2525 m di atas permukaan laut).
Axl Roeroe menambahkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut.
Sementara itu, Axl Roeroe meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
“Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker) serta mata (kacamata),” imbaunya.
Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Sabtu, 03 Agustus 2024, pukul 08:37 WIT tinggi kolom abu teramati ± 1200 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 183 detik. https://t.co/7kU25YAJLQ via @id_magma pic.twitter.com/XI172V4WmU
— PVMBG (@PVMBG_) August 3, 2024
(yayu/berbagai sumber)
Editor: Yayu







