“Saya tidak bisa melepaskan kata masya Allah setiap kali melihat Ustadz Adi Hidayat, rasanya tenang, terharu, campur aduk jadi satu, betapa bahagianya bisa melihat beliau, ingin sekali bisa bertemu beliau lagi,” ungkap Wahyi.
Wahyi dan Maulana pun berharap, Kota Banjarbaru bisa menjadi kota yang agamis dan modern serta bisa melaksanakan kegiatan kajian rutin dengan mengundang ustadz-ustadz kondang lainnya.
“Pesannya Mungkin kalo bisaa masyarakat Banjarbaru bisa membuat acara kajian lebih banyak lagi, seperti mengundang ustadz Hanan Attaki atau ustadz milenial lainnya, jangan hanya konser saja. Karena zaman sekarang sepertinya ilmu agama islam sulit digapai,” harap mereka.
Sementara itu, Hj Erna Lisa Halaby yang merupakan Pembina Yayasan Halaby mengatakan, Yayasan Abdul Azizi Halaby selalu mengagendakan tabligh akbar di lingkungan Yayasan Halaby.
“Ini memang agenda rutin yang dilaksanakan Yayasan Halaby setiap tahunnya, dan tahun ini kita mengundang Ustadz Adi Hidayat. Kita memberikan ruang bagi masyarakat baik dari Banjarbaru maupun luar Banjarbaru untuk mendengarkan kajian-kajian islami dari ulama-ulama besar,” ujar Lisa Halaby. (nurul octaviani)
Editor Restu







