Ulah tersebut diduga merupakan aksi anak-anak untuk menakuti pengendara. Namun sangat membahayakan keselamatan pengendara.
“Minta tolonglah aparatur khususnya Desa Banua Budi HST dimohon nah kakanakan tolong dikondisikan. Kasian pengguna jalan udah jalannya kadap (gelap) bermain ke ini pulang (seperti ini) belum lagi pengguna jalan yang uyuh (cape) di perjalanan jauh bilang handak tebalik (mobil akan terbalik). Bawa mobil saking tankirap penumpang haja bakuciakan (berteriak).”
“Mohon dikondisikan. Minta rela pak jalan tol simpang Banua Budi HST kanakan maulah (membuat) mainan pocong pocongan menakuti pengguna jalan.” (atoe)
Editor Restu







