Hal senada disampaikan CEO PT KDI selaku penanggung jawab GJIBT, Suri Agung Prabowo. Dirinya mengaku sudah jauh-jauh hari mengajukan permohonan GJIBT ke PP Perbasi. Pihaknya mendapat rekomendasi dari Perbasi Jawa Barat pada 23 April 2024.
Lalu pada 8 Mei 2024, PT KDI menerima surat rekomendasi pelaksanaan kegiatan GJIBT dari PP Perbasi. Sementara Kemenparekraf menurunkan surat rekomendasi pelaksanaan GJIBT pada 30 Mei 2024.
Agung juga mengirimkan surat permohonan bantuan wasit ke Perbasi Jawa Barat pada 6 Juni 2024. Namun sampai tanggal 26-27 Juni pihaknya belum mendapatkan kepastian.
Baca juga: Visual Kim Bum Dinilai Awet Muda Hebohkan Warganet Saat Tampil di TV
Bahkan hingga menjelang pertandingan sekira pukul 07:40 WIB wasit belum siap untuk memimpin pertandingan. Wasit Perbasi yang hadir hanya ada enam orang dan satu pengawas. Padahal pertandingan akan dimulai pada jam 08:00 pagi.
Lantaran ketidaksiapan wasit Perbasi itulah, pihaknya terpaksa menurunkan wasit non Perbasi hingga selesai pertandingan pertama. Begitu wasit Perbasi sudah siap semuanya, wasit non-Perbasi diganti semua.
Selang beberapa saat kemudian, diberikan surat revisi kembali untuk penambahan jumlah wasit Perbasi menjadi 20 orang, 4 pengawas dan 1 koordinator wasit.
“Nah, tanggal 3 Juli, malam hari itu kita sudah mendapatkan surat dari Perbasi untuk klarifikasi (terkait penggunaan wasit non-Perbasi),” paparnya.
Baca juga: Gubernur Kalsel Buka Kegiatan Sekolah Jurnalis Indonesia, Ingatkan Soal Integritas







