“Jadi materi di SJI seperti ini akan membuat kawan-kawan wartawan itu dapat mengatasi perkembangan zaman. Kalau kita lihat temanya itu Multi Platform, jadi nanti kita bisa melihat harus berbuat apa dengan perkembangan teknologi saat ini. Kemudian juga ada wawasan kebangsaan, karena apa? karena PWI ini sebagai organisasi lahir di tengah perjuangan itu harus sesuai dengan nilai-nilai kepentingan bangsa kita,” papar Hendry.
PWI menurutnya harus jadi bagian peningkatkan kemajuan bangsa ini. Selain itu wartawan juga harus bersikap kritis dan memahami kebutuhan informasi masyarakat.
“Kemudian ada juga di situ, yang namanya critichal tinkhing. jadi wartawan itu harus berpikir kritis, dengan artian wartawan itu harus memahami apa itu namanya kebutuhan masyarakat dan kritis dengan apa pun, lalu multi platform itu kemampuan beradaptasi,” jelas dia.
Baca juga: Keluarga Tujuh Terpidana Laporkan Kesaksian Palsu di Kasus Vina Cirebon
Sementara Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie berharap peserta SJI tahun ini dapat menjadi duta pendidikan jurnalistik dengan ilmu pengetahuan yang telah didapat dari kegiatan ini.
“Kita harapkan kawan-kawan yang sudah dipilih mengikuti jadi duta PWI untuk memberikan pendidikan ke daerah-daerah, karena pematerinya luar biasa,” ujarnya.
Namun kata dia, SJI ini tentu tidak dapat terlaksana tanpa dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel. Gubernur Kalsel meminta kegiatan seperti ini terus dilanjutkan.







