“Silakan jika ada ustadz dan juga ustadzah yang ingin belajar bahasa isyarat sehingga bisa mengajar dan pemkot akan danai proses belajar termasuk jika ada yang mau belajar keluar daerah,” ungkapnya.
Baca juga: Desakan Mundur Menteri Kominfo, Pengamat: Menteri Teknis Harusnya Profesional
Bimbingan teknis menghadirkan Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ashom Yogyakarta Kyai Abu Khafi sebagai narasumber utama yang dikenal luas dalam mengembangkan pendidikan inklusif di pesantrennya.
Materi yang disampaikan meliputi bacaan shalat dalam bahasa isyarat dengan panduan cara melafalkan bacaan shalat sehingga teman tuli dapat lebih memahami dan juga bisa menghayati ibadah shalat.
Selain itu, pembelajaran tajwid dalam bahasa isyarat dengan mengajarkan kaidah-kaidah tajwid yang benar dan diberikan dalam bahasa isyarat agar teman tuli bisa membaca Al Quran dengan baik dan benar.
Kemudian, materi tentang isyarat dalam Bahasa Arab dengan cara memperkenalkan berbagai isyarat dalam Bahasa Arab yang digunakan dalam konteks keagamaan maupun kehidupan sehari-hari. (Sidik Purwoko)
Baca juga: Bea Masuk Tekstil Naik, Luhut Bantah Untuk Serang China
Editor: Sidik Purwoko
