Kondisinya tidak memungkinkan karena sangat sedih karena kehilangan anak
pertamanya.
“Bingung sekalika waktu itu Nak, tidak ada sekali uang kupegang apalagi diminta
bayar ambulance Rp.800.000, jujurka nak untuk makan saja susah sekali karena saya hanya nelayan yang hanya menggunakan lepa-lepa tua untuk cari ikan kadang turun ke laut kadang juga tidak nak,” beber Kakek Arsyad.
Warganet pun berinisiatif mengumpulkan donasi untuk keluarga Kakek Arsyad yang tinggal di rumah kurang layak. (atoe)
View this post on Instagram
Editor Restu







